Cara Kerja Quick Count
- Mempersiapkan perangkat serta sistem pendukung untuk bisa memberikan data secara cepat ke pusat pengolah data lembaga survei yang melakukan metode quick count ini. perangkat ini mulai dari komputer untuk menginputkan data, Hp untuk mengirim SMS hasil pemilu ke server tempat menerima data .
- Pemilihan TPS sebagai tempat pengambilan data. TPS yang di ambil secara acak berdasarkan pertimbangan jumlah penduduk, jumlah pemilih terbaru, penyebarannya pemilih seperti tersebar dalam berapa kelurahan, dan dsb. Singkatnya proporsional, kalau pemilih banyak lokasi sampel (TPS) yang diambil pun banyak serta mewakili karakteristik populasi.
- Mempersiapkan relawan untuk mengambil sampel dan menginputkan nya kesistem data. Jumlah relawan ini cukup banyak contoh nya saja LSI mengirim sekitar 2.100 relawan untuk mengambil data dari TPS yang telah di pilih.
- Data yang telah di dapat akan di olah di pusat data dengan menerapan ilmu stasistik, dari olahan data inilah lembaga survei bisa menghitung secara cepat siapa pemenang pemilu.
Kenapa Quick Count lebih Cepat dari KPU
Jawabannya sederhana KPU melakukan penghitungan secara menyeluruh sedangkan metode Quick Count mengambil data secara acak. Ibarat mencicipi makanan KPU mencicipi semua hidangan baru bisa memutuskan enak atau tidak sedangkan Quick Count cukup mencicipi satu sendok saja per porsi, tentu saja lebih cepat.
Kalau anda berminat lebih jauh tentang cara kerja quick Count, baik cara milih sampel, mengolah data dan sebagainya silahkan kunjungi situs ini gratis lho?.
Sumber:LP3ES, gambarWiranto Resmikan Media Center JK-WIN
May 19, 2009 by pemiluindonesia.com
Cawapres Wiranto
Calon Wakil Presiden Wiranto meresmikan Pusat Media (Chemistry Media Center) bagi pasangan capres-cawapres Jusuf Kalla (JK)-Wiranto .
“Kami menyadari peran media sangat penting di Indonesia maka pembukaan media center ini berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak buta terhadap calon presidennya,” dalam sambutan acara, di Jakarta, Senin (18/5).
Dalam acara tersebut juga diresmikan blog www.jk-wiranto-2009.com yang berfungsi untuk lebih mengenalkan pasangan JK-Wiranto yang maju dalam pemilihan presiden 2009.
Acara tersebut dihadiri oleh anggota tim hubungan masyarakat (humas) pemenangan JK-Wiranto seperti Poempida Hidayatulloh, Samuel Kotto, AS Hikam dan Nurul Arifin.
Mengenai nama “Chemistry” yang dipakai untuk menamai pusat media ini, Wiranto menambahkan untuk menggambarkan kuatnya ikatan (chemistry) yang sudah terjalin antara dirinya dengan Jusuf Kalla.
“Ini untuk menunjukkan bahwa saya dapat bersatu dengan JK,” lanjutnya.
Acara ini berlangsung di gedung Pengurus Pusat Perempuan partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di jalan Sungai Gerong nomor 5 dan dimulai pada pukul 14.30.
Pembukaan acara ditandai dengan pukulan gong sebanyak tiga kali oleh Wiranto.
Pasangan JK-Wiranto adalah pasangan yang pertama kali mendeklarasikan maju ke pemilihan presiden sebagai capres dan cawapres pada Jumat (1/5).
Deklarasi Koalisi Rakyat untuk JK-Wiranto berlangsung di Gedung Celebes Convention Centre (CCC) Makassar pada minggu (17/5) dan dihadiri ribuan pendukung dari tokoh-tokoh Partai Golkar,Hanura dan koalisi partai lainnya serta kader dan simpatisan.(*)
Sumber : antara
Pemilihan Presiden 2009 Prabowo Diminta Jadi Cawapres Megawati
May 9, 2009 by pemiluindonesia.com
Megawati - Prabowo
“Kalau ada bongkar lagi kasus itu ((HAM), itu biasalah, bisa jadi kan lawan politik.”
Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jambi mengharapkan Prabowo Subianto bersedia menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri.
“Prabowo itu punya kelebihan daripada yang calon-calon yang lain. Kami berharap dia mau jadi wakil Megawati,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jambi, Irsal Yunus, kepada VIVAnews.
Alasan PDI Perjuangan Jambi mendukung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo itu masih muda dan memiliki banyak pengalaman memimpin organisasi kemasyarakatan maupun militer.
“Pengalaman di militer itu mendukung dalam mengambil putusan tepat dan cepat. Dia punya modal itu,” kata Irsal.
Mengenai dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dialamatkan kepada Prabowo, Irsal mengaku tidak menganggap semua itu secara serius, karena pengadilan telah memutuskan Prabowo tidak bersalah.
“Kalau ada yang bongkar-bongkar lagi kasus itu, itu biasalah, bisa jadi kan lawan politiknya ingin menjatuhkan karakter Prabowo.”
Lebih lanjut Irsal mengatakan belum tercapainya kesepakatan antara PDI Perjuangan dan Partai Gerindra soal siapa yang bakal dijadikan calon presiden, Irsal mengatakan, semua itu akan segera diselesaikan pimpinan pusat partai.
Sementara itu, para petinggi PDI Perjuangan, siang ini tengah berkumpul di rumah Megawati di Menteng, Jakarta Pusat. Mereka tengah mematangkan tahap akhir koalisi dalam pemilihan presiden.
Sumber : Siswanto VIVAnews
Tahapan Pemilihan Presiden 2009
Rabu, 28 Januari 2009 | 04:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
Pemilihan Putara Pertama
Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih (15 Februari-9 Juni)
a. Pemutakhiran daftar pemilih sementara: 15 Februari-14 Maret
b. Pengumuman daftar pemilih sementara: 15-22 Maret
c. Perbaikan daftar pemilih sementara: 23-30 Maret
d. Penetapan daftar pemilih tingkat nasional: 22 April-9 Juni
Pencalonan
a. Pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan tim kampanye beserta rekening khusus: 10-16 Mei
b. Verifikasi administrasi: 11-17 Mei
c. Pengumuman verifikasi administrasi: 18 Mei
d. Perbaikan kelengkapan persyaratan: 18-25 Mei
e. Verifikasi ulang: 26 Mei
f. Pengumuman hasil verifikasi: 24-27 Mei
g. Pengajuan calon pengganti: 28 Mei-2 Juni
h. Verifikasi calon pengganti: 3-6 Juni
i. Pengumuman verifikasi calon pengganti: 3-7 Juni
j. Penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut: 8-9 Juni
Kampanye: 12 Juni-5 Juli
Masa tenang: 6-8 Juli
Pemungutan suara: 8 Juli
Penetapan dan pengumuman hasil pemilihan putaran pertama: 25 Juli
Penyelesaian Sengketa hasil: 26 Juli-7 Agustus
Pemilihan Putaran Kedua
(jika tak ada calon memperoleh lebih dari 50 persen suara yang minimal tersebar di lebih dari separuh jumlah provinsi dan minimal 20 persen di tiap provinsi)Kampanye tahap dua: 1-4 September
Pemungutan suara: 8 September
Penetapan dan pengumuman hasil putaran kedua: 25-26 September
Pengajuan sengketa hasil: 26 September-7 Oktober
Pelantikan presiden: 20 Oktober 2009
Sumber: draf kedua Peraturan Komisi Pemilihan soal Jadwal dan Tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009

